Sejarah Singkat

LPPM Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak berdiri pada 1 Februari 2002 sesuai dengan SK Yayasan Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak No. 006/I/SK/01/2002 dan dipimpin oleh seorang Ketua. Ketika pertama kali berdiri memiliki satu pusat, yakni Pusat Peningkatan Usaha Kecil Terpadu (PPUKT) Pada tahun 2002. LPPM memiliki satu pusat tambahan, yaitu Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM). Dengan terjadinya restrukturisasi LPM Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak, sesuai dengan SK Yayasan No. 1013/I/SK-LL-12/2002 tanggal 21 Desember 2002, pusat-pusat yang ada di lingkungan LPM Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak, disempurnakan menjadi Pusat Pengajaran dibidang DIII-kebidanan Pusat Pemberdayaan Masyarakat (PPM), dan Pusat Peningkatan Keterampilan dosen (PPKD). Pada pertengahan tahun 2006

Terbentuknya LPPM telah ditegaskan dalam Statuta Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak. Pada Statuta BAB VIII Pasal 30 tersebut diuraikan bahwa LPPM adalah unsur pelaksana Tridharma Perguruan Tinggi yang melaksanakan sebagian tugas pokok dan fungsi dari Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak dan berada di bawah Direktur Akademi Kebidanan Panca Bhakti Pontianak. LPPM memiliki tugas dan tanggung jawab pokok untuk mengkoordinasikan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa. Dalam menjalankan aktivitasnya, LPPM menjalin hubungan atau komunikasi langsung dengan masyarakat, dosen, alumni dan mahasiswa dalam rangka mengembangkan konsep pengabdian masyarakat dan merancang kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, memberi pelayanan dan penyuluhan yang diterima oleh masyarakat.

Beberapa kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat telah terlaksana sesuai dengan bidang keungulan yang dimiliki oleh LPPM. Adapun bidang unggulan ini meliputi pengembangan dalam pelayanan kesehatan yang terintegrasi dengan kegiatan pengabdian bidang lingkungan mitra, pengembangan sasaran program ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas, BBL, balita, anak pra-sekolah, remaja awal, remaja tengah,remaja akhir, PUS, WUS dan lansia. Ppengembangan dan keberlanjutan kegiatan pengabdian, LPPM juga menjalin komunikasi dan kerjasama baik dengan pemerintah, swasta maupun komunitas sebagai mitra pendukung dalam melaksanakan kegiatan pengabdian di daerah mitra.