PEMANTAUAN TUMBUH KEMBANG BALITA PADA MASA COVID-19 DI TELUK KAPUAS KEC. SUNGAI RAYA KABUPATEN KUBU RAYA

Authors

  • Melyani
  • Wahyuningsih

Keywords:

Balita, Teluk Kapuas

Abstract

Latar belakang : Upaya deteksi dini salah satunya dapat dilakukan melalui
program Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK). SDIDTK merupakan program pembinaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas melalui kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi. Tiga jenis deteksi dini tumbuh kembang yaitu deteksi dini penyimpangan pertumbuhan, yang dilakukan untuk menemukan status gizi kurang atau buruk dan bentuk kepala mikrosefali atau makrosefali. Kedua, deteksi dini penyimpangan perkembangan, untuk mengetahui adanya keterlambatan perkembangan anak, gangguan daya lihat, dan gangguan daya dengar. Ketiga, deteksi dini penyimpangan perilaku emosional, yaitu untuk mengetahui adanya masalah perilaku emosional, autisme dan gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (Fazrin, 2018) Metode yang dilakukan dalam pelaksaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menggunakan metode penyuluhan dan pelaksanaan Pemantaun Tumbuh Kembang Balita Hasil : kegiatan ini diikuti 25 orang balita dan orang tua dengan melakukan penilaian pada status Balita, perilaku sehat, pemeriksaan gizi balita, pemeriksaan fisik 10 tanda balita sehat, perkembangan anak dan status imunisasi. Kesimpulan : Pada masa pandemi covid-19 tetaplah harus memantau pertumbuhan dan perkembangan balita agar balita tetap terpantau. Untuk itu pelayanan yang dilakukan tetap memperhatikan penekanan penyebaran virus covid-19 agar tidak tertular pada balita dan keluarga. Sebelum melakukan aktivitas balita tetap melakukan cuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak yang telah ditentukkan.

Published

2022-08-24